Minggu, 07 September 2008

Anugerah Aksara Tingkat Madya Dari Presiden SBY Untuk MZA Djalal


Bupati Jember MZA Djalal kembali dipastikan menerima penghargaan Anugerah Aksara Tingkat Madya langsung dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Penyerahan penghargaan itu rencananya akan dilaksanakan hari ini (08/09) di Taman Budaya Denpasar Bali. Sesuai tema, Kabupaten Jember dipandang berhasil melakukan terobosan berupa pemberdayaan kepada masyarakat bawah khususnya bidang aksara dan baca tulis.
Penghargaan sejenis juga pernah diterima Bupati Jember tahun lalu di Mataram NTB. Tetapi penghargaan yang saat ini akan diterima MZA Djalal merupakan tingkat lanjutan dari penghargaan yang tahun diterima. Hal ini dikarenakan Jember juga dipandang sukses memberikan tambahan pengetahuan dan ketrampilan khusus kepada masyarakat yang sebelumnya tidak mengenal huruf. Kecakapan khusus itu justru masih bisa diberikan dengan baik kepada mereka disela pembelajaran mengenal dan merangkai huruf dan berhitung.
Ahmad Sudiono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember juga menegaskan, penghargaan yang diterima saat ini diraih setelah melalui perjuangan panjang dan melelahkan. Berbagai komponen masyarakat dilibatkan untuk menyukseskan gerakan pemerantasan buta huruf. “Semua bersatu padu melakukan bimbingan untuk memberantas buta huruf di Jember,”ujarnya.
Oleh karena itu, menurut Ahmad, sangat wajar jika Jember juga dinyatakan berhak menerima pengharaan bidang pendidikan tersebut. Pasalnya, prestasi pendidikan khususnya dibidang pengurangan masyarakat buta aksara sangat besar. “Mereka bukan hanya diajari membaca, menulis dan berhitung (calistung), tapi mereka juga diberi ketrampilan agar mereka bisa mandiri Diantaranya dibentuknya kelompok-kelompok usaha bersama (KUBE).Namun untuk usia non produktif (45-60 tahun) diberi pelatihan bersama dinas terkait agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya," tandas Achmad kemarin.
Ahmad juga menandaskan bahwa Kunci sukses besar yang diraih Jember adalah kuatnya dukungan dan dorongan dari Bupati MZA Djalal. Selama gerakan itu dilakukan, Djalal yang memang sejak awal memimpin sudah berkomitment untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas itu langsung turun untuk melakukan bimbingan pendidikan masyarakat terutama yang belum melek huruf dan berhitung.
Dukungan BUpati itu, menurut Ahmad semakin membuat berbagai kalangan juga terpacu untuk berbuat lebih maksimal. " Kepedulian Bupati Jember tidak tanggung-tanggung dalam penuntasan buta aksara di Jember. Beliau turun sendiri kelapangan, sehingga tahu persis kondisi yang sebenarnya, serta mengerahkan seluruh potensi yang ada ada, termasuk anggaran. Alhamdulillah, hasilnya cukup menggembirakan," tandasnya pula.
Menurut Achmad, penghargaan yang sama pernah diraih ketika pada tahun 2006 lalu pernah menuntaskan warga yang buta huruf sebanyak 30.038 orang. “Dengan keberhasilan Kabupaten Jember pada tahun 2007 berhasil menuntaskan buta huruf sebanyak 10 ribu jiwa pemerintah pusat memberikan penghargaan Anugerah Aksaara TingkatPratama di NTT,”pungkasnya. Diakuinya,penghargaan di tingkat nasional tidak serta merta diraihnya dengan mudah, namun dengan perjuangan yang cukup ketat. namun berkat dukungan dari semua pihak, apa yang menjadi program prioritas Pemkab Jember ini, cukup membuahkan hasil.(hh)

0 komentar: